Showing posts with label Coretan. Show all posts
Showing posts with label Coretan. Show all posts

Tuesday, 19 March 2013


Saat itu sebuah beranda menampilkan berita bahwa xxxx mengomentari status yyyy.  Secara otomatis status milik yyyy juga tertera. Yyyy; aku mengenal dia. Meski kini kita tak lagi berteman walau di dunia maya sekalipun.

Masa lalu yang getir itu masih aku ingat, sampai kini. Bukan, bukan aku tak mau melupakannya, hanya saja terkadang teringat.

Entah, sudah berapa bulan aku tak berkunjung ke wall-nya itu. Dan malam ini aku mampir ke wall-nya. Sedikit terkejut ketika status hubungannya telah berpacaran. Dulu, dia juga pernah berpacaran dan kuketahui ternyata akun tersebut adalah akun palsu.

Namun kali ini, aku merasa ini tak mungkin akun palsu. Entahlah… mungkin lebih baik aku menganggapnya begitu. Sebegitu cepatkah dia menemukan penggantiku? Tentu. Buat apa dia terlalu lama mengenangku? Atau mungkin dia sama sekali tak mengenangku?

Tuesday, 22 January 2013



API…
Ya, A-P-I begitulah kau menamai dirimu. Kau bilang, kau ingin seperti Api sebab kau ingin berbeda dengan yang lain, kau juga ingin seperti api yang menyala; yang setiap waktu dapat menyemangati orang lain –tidak hanya kau sendiri yang memiliki semangat tersebut. Mungkin itu filosofi yang saya ingat darimu. “Nice philosophy.” Batin saya kala itu.

Diluar filosofi yang keren itu. Saya sedikit kesal dengan sikapmu, Api. Hmmm… kau mungkin tahu tindakan apa yang membuat saya kesal?

Baiklah… akan saya beritahu. Namun bisakah kau jawab beberapa pertanyaan saya berikut? 
1.  Kau tahu, kesehatan akan di bayar mahal ketika kesakitan datang?
2. Kau tahu, mencegah lebih baik daripada mengobati?
Cukup, hanya itu saja pertanyaan dari saya.

Api, kau sering mengeluh tentang kepalamu yang sakit menyiksa itu. Mungkin itu karena Darah Rendahmu kambuh. Jujur, saya kecewa! Bukan, bukan karena kau sering mengeluh sakit, tapi kecewa karena selalu mengabaikan rasa sakit itu. Seharusnya kau tahu, sekecil apapun penyakit bila dibiarkan maka akan berbahaya nantinya. Ya, walaupun saya tidak terlalu paham dengan Darah Rendah, tapi saya mengerti bahwa setiap penyakit akan berujung pada kata ‘berbahaya’. Setidaknya sakit kepala yang sering menderamu adalah pengingat bahwa kau tak boleh menyepelekannya.

Monday, 14 May 2012


Sekantor! Seruang! Sekampus! Sejurusan! Sekelas!
Kami selalu serba 'se-'. Dan herannya gue sama dia walau udah seharian rusuh di kantor, tetep aje rusuh di fb. Kalo lagi onlen kebetulan bareng, tetep aje rusuh di inbox. Et dah... apa gak bosen ya rusuh mulu ama gue?! Enek! kata yang tepat! #upss...

Tanang....! semua akan baik-baik aja kok soalnya udah kebal! Hahahaha....
Dan 'Dia' yang gue maksud kali ini adalah sosok yang mungkin sudah bisa ditebak 'Tiandii Langit Ara'. Yups... gue mau cerita dikittt.... dikit banget malah mengenai gimana kami ketemu....


Simple banget!
Waktu itu gue sama temen SMA gue dateng pas acara FBB (Festival Baris Berbaris) Sekabupaten Tangerang di Pemda Tigaraksa bulan Desember 2010. Secara sebagai Sekot yang baik pan mesti dateng ngeliat para junior pada tampil ikut lomba Paskibra.

Narsis itu adalah moto wajib gue sama temen-temen SMA gue. Yang bikin aneh nih ya... Pas gue lagi asyik foto-foto sama temen-temen SMA plus pelatih pake hape gue, masak ada cewek berjaket hijau yang nyelonong maen ngikut foto tanpa permisi pula! Spontan, gue sama temen-temen gue bertanya-tanya tentang siapa orang itu...

Cerita berlanjut ke....
Di kantor gue ada karyawan baru. Seperti biasa, setiap istirahat pasti pada ngumpul, dan cerita ngalor-ngidul! sampai pada obrolan mengenai facebook....
"Oh... fb lo Angger Pelangidimalamhari itu?" tanya karyawan baru itu. Jiah... ketauan deh kalo dulu gue sempet alay... hahahahaha....
"Iya... lo tau?" gue balik tanya.
"Pan kita satu grup Paskibra di fb!"
"Masak sih?"

Seolah gak percaya, pulang kerja gue langsung nongkrong di warnet (pas itu gue belum punya leppi cuy, masih kere). Mulai deh gue cari nama karyawan baru itu di Grup Paskibra. Setelah nemu langsung deh gue maen ke profilnya...
Nah... pas itu gue ngeliat foto-foto dia, dan ada yang aneh dari foto itu. Jaket hijau yang dia pake bikin Deja Vu.


Besoknya....

Tuesday, 20 March 2012

Senandung Sahabat
senandung Sahabat

Telah terbit di LeutikaPrio!!!



Judul : Senandung Sahabat
Penulis : Ali Musafa, Angger Minerva dkk.
Tebal : vi + 116 hlm
Harga : Rp. 31.200,-
ISBN : 978-602-225-204-7
 

Sinopsis:
Senandung Sahabat ini bercerita tentang ungkapan hati para sahabat dalam kehidupan cinta dan persahabatan mereka. Ditulis oleh para sahabat dari berbagai penjuru Nusantara. Berkisah tentang Bisikan Iblis, Kisah Kita Tentang Hujan, Janji 3 Januari, Kehilangan, Mad in Love, Kakak Mayaku, Persaudaraan yang Indah, Azzam dan Maryam, Mily Diaries, My Lyci, Menjadi Dewasa, Maaf yang Tertunda, Romansa Si Dungu, Ironi, Apa Itu Cinta, dan Wanita yang Berbeda. Senandung Sahabat ini adalah sebuah pertanda bahwa bibit-bibit muda ikut menyemarakkan dunia perbukuan di Indonesia.



Hujan dan malam–dia suka itu, meski sesungguhnya dia membencinya.

Berikut ini daftar lengkap buku #iCare:
BUKU 6

Mawar dan Rinduku |Lilya Wamirza Fitriani, @lymirza
Bumi Untuk Ragil |Laurens E. Prasetyo, @lorenz_ep
Hidup Untuk Uang? |Deniya Patricia, @deniyatarot
Jiwa yang Merindu |Rissa, @RirisaLuv
About Children |Randy Mulyanto, @RANDOMDY
Perubahan Anak Muda Menentukan Perubahan di Bangsa Ini |Lucy Susanti, Lucy_1188
Untukmu, Sahabatku |Vivin Retno Damayanthi, @VivinMDzen
Bumi dan Arsitek Kecil |Lianggono Susanto, @lianggono
Pedulikah Kita? |@DianElysa
Sepuluh Jari yang Peduli |Mutiara Larasati Permono, @aiyasmutiara
Karena Pemimpin Tak Boleh Hanya “Prihatin” |Irra Fachriyanthi, @irfach
Ini Milik Kita |Toshiko
Jakarta, Sebuah Balon dan 3 Lembar Uang Seribuan |Shinta Okta, @m3_rU
Kebudayaan yang Terlupakan |Meyriandini Suci Lestari, @ucienil
Sebuah Etalase di Trotoar |Yuni Sugandini, @dcosynook
Terang Bulan di Tanah Luka |Gunawan Budi Susilo, @namanaira
Si Penjaga Mushola |Angger Styo Yuniarti, @angger_minerva
When My Brother Stopped Running |Monica Petra Karunia, monicapetra@ymail.com
Ciela |Yennie Arisandi
Everything Happens for A Reason |arfienna.g.nurhadi, @fienna_nurhadi
Sungai |Dewi Kartika Subekti, @mornin9dew
Saya Hanya Ingin Meninggal di Kampung Halaman... |Ruri Hanonsari, @rurihanonsari


Yang masuk dalam 10 Besar pilihan kami adalah...

1. Rumah Untuk Nadya oleh Eros Rosita
2. Normal adalah Aku oleh Rina Shu
3. Segulung Cerita Tua dalam Kepala oleh Haz Algebra
4. Pagoda Sam Poo Kong oleh Daniel Hermawan
5. Magdalena, Ilusi dari Balik Lensa oleh Yuska Vonita
6. Bumi dan Arsitek Kecil oleh Lianggono
7. Karena Pemimpin Tak Boleh Hanya Prihatin oleh Irra Fachriyantini
8. Jakarta, Sebuah Balon dan 3 Lembar Uang Seribuan oleh Shinta Okta
9. Si Penjaga Musholla oleh Angger Minerva
10. Saya Hanya Ingin Meninggal di Kampung Halaman oleh Ruri Hanonsari


DIALOG SEPASANG KUPU-KUPU # Karya Duet
KARYA: Angger Minerva & Tiandii Langit Ara, Dewi Hapsari, Eric Keroncong, Nurlaili Sembiring, Atieq ilham, Aa_Kaslan, Pena Pelangi, Aghmed ghozen, dkk


Endorsment:
Kupu-kupu. Bukan hanya sekedar sayapnya yang memiliki keindahan warna. Bukan hanya bentuknya yang lucu, dan memberikan kerinduan tersendiri bagi pecintanya. Kupu-kupu bukan hanya sekedar terbang lalu hinggap di atas putik bunga, namun ia juga bertugas untuk menabur serbuk sari bunga pada bunga-bunga lainnya. Seperti kumpulan kisah dalam cerpen ini, para penulisnya, menghinggapkan ujung penanya, dengan menaburkan sekian sari tintanya, untuk menyampaikan kaidah cinta dan hikmah kehidupan. Kisah-kisah yang menakjubkan, dan kemasan isinya yang tertulis dengan jujur, membuat bibir pembacanya tidak akan kesulitan untuk menebar senyumnya, bahkan untuk menyeka air mata keharuannya. Dan sejenak akan membuat pembacanya melamun terbang bersama “kupu-kupu”.

(Jhody M. Adrowi, Pecinta dan penikmat sastra, alumni Pon-Pes al-In’am, Banjar Timur. Study di Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Jurusan BSA.)

Book of Cheat #3


By Yuska Vonita, Pelangi Jingga (Angger minerva) dkk
Harga: Rp 33000



Cinta itu indah. Cinta itu membuat dunia terasa seperti surga. Tetapi, bagaimana jika kesucian hati dinodai dengan adanya orang ketiga? Apakau kau rela memberi hatimu kepadanya yang tidak setia?

Book of Cheat adalah kumpulan cerpen tentang pengkhianatan cinta. Berbagai kisah tentang perselingkuhan ditulis dengan menarik oleh 17 penulis ini. Take a deep breath and let's start the journey.


Dear Love For Kids #1

Kumpulan Cerita Anak ( DEARLOVE FOR KIDS )#1

ARTI SAHABAT - D. Dudu AR - 4
INDAHNYA MENOLONG SESAMA - Cahaya Amanah - 8
CHIKA SENANG BERSEKOLAH - Tsuraya Widuri - 14
HUKUMAN ANAK NAKAL - Victoria Ivy - 20
KEBAYA SOBEK - Angger Minerva - 26
MICHIKO TAKUT SEKOLAH - Neny Silvana - 31
BAKAT TERPENDAM KIRA - Molzania - 37
KORY, KELANA DAN KAKEK TUA - A Rahman - 43
BUAH YANG MENYESAL - Ulfa Zaini - 49
AYAHKU GATOTKACA - Andhika Wandana - 53
TAMASYA KE SAWAH - ‘Ainun Kurnia - 60
PUTRI MANDALIKA - EL Kinanti - 66
UTIH DAN MER BERSAMA NEGERI AWAN- Fitriani- 74
Judul : KADO UNTUK JEPANG
Tebal : viii + 166
Penulis : Pelangi Jingga, Ahmed Ghoseen Al-Qohtany, Syaque H, dkk
Penerbit : AG Publishing (Juli, 2011)
ISBN : 978-602-9149-24-1
Harga : Rp. 35.000,- (Belum Termasuk Ongkos Kirim)

SINOPSIS :
Hidup adalah perjuangan, keindahan dan kemegahan Jepang pada akhirnya harus tercatat dalam hamparan ketikberdayaan yang menyebabkan penduduknya menderita.
Inilah hidup… meski telah memperoleh predikat "Negara kaya" namun dalam sekejap mata telah menjadi tumpukan luka, tangis, kecewa dan kehilangan yang sangat dalam.
Ya, hidup memang penuh teka-teki, maka sepandai apakah kita bisa menerima kenyataan hidup yang pahit itu? Sekuat apakah kita mampu bertahan hidup setelah dilanda musibah?
Kisah tentang Jepang yang penulis sajikan dalam buku ini menggambarkan rasa belasungkawa terhadap musibah yang melanda Jepang. Tak ada yang dapat menyangka bahwa kokohnya teknologi Jepang yang canggih itu masih juga tak mampu membendung guratan nasib dalam bentuk musibah tsunami. Bahkan Penulis yang dengan ikhlas menyumbangkan 100% royalti penjualan buku ini kepada korban bencana alam di Jepang tak segan ikut terjun kedalam lingkaran kesedihan itu.



Enggak nyangka telah lahir buku pertamaku, meskipun hanya sekedar antologi bersama. Semoga saja, dengan lahirnya buku ini, membuatku semakin bersemangat untuk meraih cita-cita. Naskahku yang terdapat dalam buku ini adalah flash fiction yang aku ikuti dalam event flash fiction tentang perjodohan. beruntung. 2 naskah yang aku ikutkan, salah satunya berhasil lolos dalam 75 besar naskah yang di bukukan.

Bukan maksudku ber-pamer ria, tapi hanya sekedar berbagi semangat. ya, semoga kalian akan tetap terus bersemangat meraih cita-cita :-)

Hidup itu cinta. Cinta itu telah lenyap seiring dengan terusirnya manusia dari firdaus. Untuk menyempurnakan kehidupannya di dunia, manusia harus menciptakan cinta, berdasar pada template Sang Mahacinta, agar hidupnya kembali hidup. Cinta itu menghidupkan hidup manusia.

Sore ini, aku punya agenda berkunjung ke kampus bareng dengan Tiandii Langit Ara setelah pulang kerja. Kami memang harus registrasi ulang di Kampus.

Sampai Kampus, beuh... Banyak banget yang mau registrasi. Alhasil aku dengannya malah duduk santai di ruang tunggu, bingung mau ngapain? (lebih tepatnya malas ngantri!).

Gak masalah cuma nyantai bentar, lumayan sambil nunggu sahabatku sejak SMP, kawan seperjuangan (lebay deh); Vhie'amiy Silviana.

Singkatnya,
Jarum jam menunjukkan pukul 17:45. Yupz, bentar lagi buka puasa, bro!
Untungnya di dekat kampus ada yang jualan Es Buah (mantep bro!).

"Tian, sewa tempat tiga orang!" bisikku pada Tian; cewek tomboy di sampingku.
"Bang, pesen 3 mangkok sekalian sewa tempat buat 3 orang ya, Bang!" ujar Tian pada si pedagang.
"Satu gak pake susu, Bang!" sahut Amy tanpa komando.
"Ya udah, Bang. Siapin aja 3 mangkuk. Kita mau ke sana dulu. Jangan lupa, Bang. SATU GAK PAKE SUSU!" sergahku sambil menunjuk salah satu penjual martabak. (beuh.. Aku bawel juga ya :-D ).

Kami bertiga pun segera menuju ke penjual Martabak. Niat gak boros, maka kami beli satu buat bertiga. Lumayan buat ganjel perut.
"Mau pesen apa nih?" tanyaku pada mereka berdua. "Gak mungkin pesen Martabak Keju!"
"JANGAN KEJU! Gue gak suka berbau susu!" cegah Amy.
"Jangan ketan atau kacang! Gue gak suka." sahutku. "Oke. MARTABAK TELOR!"
"Huhuhu.. Gue gak suka telor bebek!" sahut Tian merengek sambil menunjuk tumpukan telor bebek dan segera menutup hidungnya; bau maksudnya!
"Emang, martabak telor pake telor bebek?" tanyaku polos dan di jawab dengan anggukan kecil si penjual. "Nah terus kita mau pesen apa?"

Kami bingung, dan juga membuat bingung si penjual.
"Ada menu lain gak, Bang?" tanya Tian. "Ada Martabak Coklat kan?"

Martabak coklat? Akh.. Tak pernah terpikirkan olehku. Martabak coklat adalah jalan keluarnya. Dan setelah martabak coklat telah kami dapat. Kami kembali ke penjual Es Buah.

Adzan berkumandang, tanpa basa-basi kami segera melahap Es Buah yang tersaji di hadapan kami.

Lima menit kemudian.
"Gue kenyang...!" seruku sambil menatap nanar sebungkus Martabak Coklat dan di sahut sebuah anggukan dari mereka berdua.

------

kisah ini kutulis untuk mengingat perjuangan, juga kebersamaan kita hari ini. Ya, awal perjuangan kita (hmm kalau gak salah, ini bukan awal tapi sudah ke lima deh itupun kalau gak salah hitung :-D )


Tangerang; depan Kampus.
Rabu, 3 Agustus 2011


From :
Angger Minerva (Aku)

To:
Tiandii Langit Ara (Tian)
Vhie'amiy Silviana (Amy)

cc :
Pedagang Es Buah
Pedagang Martabak
Hmm...

Mau ngetik cerita ini tapi lupa melulu. Oke deh, mumpung masih inget. Kutulis sekarang aja ya.

-------------------------

Sore itu, aku dan Tian berencana mau ke kampus setelah pulang kerja untuk registrasi ulang.

Kejadian ini terjadi di hari yang sama dengan 'Kisah tentang Martabak' kemarin. (Hayo udah baca belum? Belum? Buruan geh baca!) :-D

Sebelum ke kampus, Tian sengaja memberhentikan motornya di pom bensin. Tau dong mau ngapain?

Dia memintaku untuk menunggunya di tempat lain daripada melihatku ikutan ngantri. Aku tak mengabulkan permintaannya. Mending ngantri dan ada temen ngobrol kan? Daripada duduk bengong kayak sapi ompong! Mending kalo boleh ngaktifin hp, kan bisa buka fb. Nah ini kan di pom bensin jadi gak boleh ngaktifin hp. Hayo pasti tau kan kalo di pom bensin tuh selain gak boleh merokok juga gak boleh mengaktifkan hp. Jangan pura-pura gak tau ya! Atau memang gak tau? Tapi sekarang udah tau kan?

Singkatnya, pas Tian buka jok motor. Di dalamnya ada sebuah tempat penyimpanan helm. Tapi kurasa sudah multi fungsi, bukan helm yang tersimpan di sana, melainkan sebuah kumpulan kertas di mana kertas itu berisi cerpen-cerpen karangannya.

"Apaan tuh? Naskah ya?" tanyaku sambil cekikikan.

"Iya..." jawabnya, juga disertai tawa.

"Ternyata ini toh tempat rahasia elo buat nyimpen naskah!"

"Yoi, cuy. Tempat rahasia nih." sahutnya percaya diri.

"Dasar penulis! Kemana-mana bawa naskah!"

"Emang elo enggak? Kemana-mana elo bawa flashdisk!" celetuknya.

Kami pun tertawa, gak peduli pada setiap pasang mata yang melihat kehebohan kami. Ya, dia tahu kalau aku biasa menyimpan tulisan-tulisanku di flashdisk. Ini menjadi rahasia kami. (ssstt... Jangan bilang siapa-siapa kalau ini rahasia!)

-------------------------

Selesai juga note ini kubuat. Terima kasih pada sang malam yang menjadi saksi dibuatnya note ini.


Tangerang; Pom Bensin
Sabtu, 6 Agustus 2011
I LOVE CENDOL – LOPE KENCENG BUAT CENDOL!

CENDOL.
Gue yakin, pasti semua orang tahu tentang satu kata tersebut. Yups, cendol itu nama sebuah minuman tradisional; manis dan enak. Eitss… kali ini gue gak akan bahas minuman. Cendol yang gue maksud di sini adalah sebuah grup kepenulisan di jejaring sosial facebook. Cendol kepanjangan dari CErita Nulis Diskusi OnLine atau Diskusi Fiksi.Menulis Fiksi.Membaca Fiksi (Universal Nikko+mayokO aikO). Karena namanya Cendol maka semua orang yang ada di dalamnya disebut Cendolers.

Gue inget banget siapa yang nyeret (istilah kami untuk memasukkan anggota baru). Suatu kehormatan buat gue di seret sama kepala sekolahnya! Awalnya sih gue mikir kalo grup ini adalah grup yang biasa-biasa aja seperti grup-grup lainnya. Tau gak apa yang terjadi pas tiap kali gue buka fb? Gile…! Notification gue penuh sama grup itu! Hadeh….

Lantaran fb gue selalu di terjang badai notif itu, gue jadi penasaran apa yang terjadi sama grup tersebut. Eh gak taunya, ternyata banyak program yang diadain. Ada OCK (Operasi Cendol Kecil) cerpen dan puisi; dimana karya cendoler berupa cerpen atau puisi akan di bedah bersama-sama oleh cendolers lainnya. OCB (Operasi Cendol Besar); dimana kita bisa membedah karya cendolers dalam bentuk buku.

PUPUCEN (Puisi-puisi Cendol); dimana cendolers melatih membuat puisi dengan ketentuan yang telah di berikan oleh koordinator. PANCEN OYE; sama seperti Pupucen namun ini membuat pantun. CEMOFREAKS; membahas tentang film. KRC (Korseling Remaja Cendol); kita juga bisa curhat di sini. Klinik Cendol; kita bisa tanya-tanya mengenai masalah kesehatan. CIE (Cendol In English) dan Sunday Fun English, bagi yang suka pewayangan ada CENAYANG. Kalo malmingan gak ada acara mending ikut ACC (Anak Cendol Clubbing). Dan yang lebih seru adalah JUMAT CENDOL, dimana ada salah satu suker (dewan guru) yang akan mengajar kami layaknya sekolah pada umumnya. Banyak program lainnya yang enggak mungkin gue sebut.

Cendol ini bener-bener kayak sekolah deh, makanya kami sering menamai sekolah cendol atau kelas cendol. Ada Kepala Sekolah, Dewan Penasehat, Dewan Suker, ada ruang kelas, ada kantin, ada Aula Dinar, ada Kuburan Belanda buat cendolers yang lagi galau, ada Menara Air. Wuih… keren banget!

Layaknya sekolah, sekolah cendol juga miliki peraturan diantaranya dan yang paling penting adalah dilarang menulis alay dan di singkat-singkat karena bakal ada tim yang mengawasi kita –PPA (Pasukan Pembasmi Alay). Ya iyalah dilarang alay, namanya juga grup kepenulisan! Termasuk alay dalam nama fb lho ya (bagi yang nama fb-nya alay jangan harap bisa bergabung sebelum mengganti namanya dengan nama yang normal! Hahhaha…). Dan yang penting dari sekolah ini adalah GRATISSSS! Untuk menjadi anggota gak perlu mengeluarkan SEPERAK PUN!

Bukan cuma itu aja lho,

Thursday, 3 November 2011

‘Lomba Menulis Cerpen Remaja
Hadiah:
Juara 1 = Rp. 500.000,-
Juara 2 = Rp. 300.000,-
Juara 3 = Rp. 200.000,-
25 naskah terpilih akan dibukukan!’

Apa yang terlintas dalam benak kalian setelah membaca iklan tersebut?. Ya, sudah pasti  kalian bersemangat untuk mengikuti lomba tersebut. Iya, kan?
Terlebih akhir-akhir ini sangat marak event-event menulis seperti iklan tersebut, apalagi di tambah dengan obsesi (keinginan) kita untuk menjadi penulis terkenal, handal dan segala macem. Setidaknya kalian tidak mengharapkan hadiah berupa uang tersebut, tapi pasti kalian sangat tergiur dengan teks ’25 naskah akan dibukukan!’.
Tak bisa di pungkiri bagi kita semua (penulis pemula) untuk ‘maen embat’ tiap ada event-event seperti iklan di atas. Nah, berikut tips

About Me

Hai Teman...

Blog ini dikembangkan oleh Angger Minerva. Seorang yang hobi menulis, namun beberapa tahun terakhir sudah tidak aktif lagi menulis. Dan kini, ingin kembali menulis terutama di blog ini.

Berencana mengembangkan blog ini untuk berbagi hal-hal yang diketahuinya, hal-hal yang ada dipikirannya, juga hal-hal seputar ilmu komputer. Btw, saat ini dia sedang melanjutkan studi di Magister Ilmu Komputer di Universitas Swasta di Jakarta. Jika teman-teman menemukan kekeliruan, jangan sungkan untuk mengoreksinya.

Akhir kalimat, salam kenal, salam bahagia, salam ceria.

-A.M.-

Popular Posts

Blog Archive